Buku ini menawarkan rekonstruksi kritis terhadap epistemologi dan metodologi filsafat melalui kacamata dekolonisasi. Prof. Armada Riyanto menggugat dominasi cara pandang Barat dalam memahami identitas, kekuasaan, dan liyan (the other). Penulis mengartikulasikan kembali kesadaran tentang "Societas Kita" yang berakar pada lokalitas dan pengalaman orisinal keindonesiaan. Karya ini menjadi referens…
Buku ini merupakan eksposisi epistemik yang mengkaji hakikat berpikir filosofis dalam bingkai relasionalitas dengan "Liyan" (The Other). Para penulis menegaskan bahwa kodrat filsafat bukan sekadar menyajikan pemecahan siap pakai, melainkan mengonstruksi pertanyaan secara mendalam melalui akal budi yang merdeka. Dengan mengeksplorasi konsep "sayap Liyan", karya ini membentangkan rute-rute rasion…
Buku ini memaparkan investigasi filosofis yang mendalam bahwa kodrat manusia tidak sekadar rasional, melainkan juga relasional. Armada Riyanto mengonstruksi empat komponen utama relasionalitas, yaitu: Aku, Teks, Liyan (Other), dan Fenomen. Berakar pada tradisi hermeneutika klasik dan fenomenologi (seperti pemikiran Heidegger, Levinas, dan Ricoeur), buku ini menyediakan kerangka kerja filosofis …
Menyajikan refleksi eksistensial mengenai peziarahan manusia dalam bingkai filsafat-teologi sehari-hari. Melalui pendekatan fenomenologis, Armada Riyanto mengurai bahwa "menjadi-mencintai" merupakan kodrat terdalam dari mengada (being) manusia. Hidup keseharian tidak dipandang sebagai rutinitas belaka, melainkan sebagai sumber pengetahuan dan panorama tempat manusia melangkah, mentransendensi d…